Bulan: Mei 2022

5 Headset dan Headphone Gaming Terbaik di Tahun 2022

Ingin dapat memperoleh pengalaman bermain game yang lebih seru dan juga menegangkan? Gunakan headset atau headphone akan saat bermain game. Audio dari game tersebut akan lebih terdengar jelas di telinga Anda sehingga dapat membuat pengalaman bermain game yang lebih seru dan juga seperti nyata.

Untuk dapat mendukung pengalaman bermain game yang lebih real lagi, kalian juga memerlukan headset dan headphone gaming terbaik. Headset terbaik sudah dibekali dengan sejumlah spesifikasi yang sangat mumpuni sehingga bisa memiliki kualitas audio yang di atas rata-rata. Kami juga akan memberikan ulasan selengkapnya tentang headphone dan juga headset gaming yang paling bagus sekarang ini.

1. Logitech G733

Logitech merupakan salah satu merek aksesoris unggulan hampir di seluruh dunia. Dalam dunia gaming, aksesoris Logitech juga sudah termasuk banyak fansnya. Nah, bagi kalian yang sedang mencari headset gaming berkualitas tinggi dari brand Logitech, salah satu rekomendasinya yang terbaik adalah Logitech G733.

Logitech G733 adalah headset nirkabel yang dilengkapi dengan surround sound, filter suara, dan pencahayaan yang dapat dipersonalisasi. Headset dengan bobot hanya 278 gram ini mampu memberikan daya tahan baterai selama lebih dari 29 jam dan jangkauan hingga maksimal 20 meter.

Beberapa fitur canggih juga menyertai produk ini. Seperti suspension strap yang dapat dibalik, dual-layer memory foam yang dengan lembut menyesuaikan dengan bentuk kepala dan kontur di sekeliling wajah penggunanya, dan lain sebagainya.

2. Razer BlackShark V2 Pro

Razer bukanlah nama yang asing bagi para gamer. Untuk headset gaming, salah satu model terbaik yang kami rekomendasikan dari merek ini adalah Razer BlackShark V2 Pro. Ini merupakan nirkabel dengan banyak fitur unggulan yang layak pertimbangkan oleh para pemain game e-sport.

BlackShark V2 Pro hadir dengan transmisi berkecepatan tinggi dan latensi yang sangat rendah. Koneksi nirkabelnya mencapai 2,4GHz yang dapat memastikan audio lossless yang akan selalu tetap sinkron dengan game yang sedang dimainkan.

Agar bisa fokus dalam permainan, headset ini telah dilengkapi dengan teknologi peredam kebisingan yang menggunakan penutup telinga tertutup khusus yang menutupi telinga sepenuhnya, dibantu oleh bantalan empuk yang membentuk segel sempurna untuk isolasi suara yang lebih baik.

3. Audio-Technica ATH-G1
Audio-Technica adalah salah satu pemain unggulan di industri audio. Salah satu yang direkomendasikan di daftar ini adalah ATH-G1. Headset ini hadir dengan driver 45 mm berdiameter besar yang disetel khusus dengan kapasitas input maksimal 1.300 mW untuk menghadirkan suara berkualitas studio.

ATH-G1 merupakan headset berkabel sepanjang 2,0 m yang mencakup sebuah kontrol volume sederhana. Ada juga mikrofon boom yang canggih, fleksibel (dan dapat dilepas) yang memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan sesama gamer dan penonton streaming.

ATH-G1 diklaim memiliki konstruksi yang kuat dan ringan serta bantalan ikat kepala dan bantalan telinga bersirkulasi udara yang memberikan pengalaman yang nyaman bahkan saat sesi bermain panjang. Dan masih ada lagi fitur-fitur lain yang tidak disebutkan di sini.

4. Logitech Pro X

Jika headset Logitech di atas nirkabel, yang satu ini beroperasi dengan kabel. Salah satu teknologi unggulan dari Logitech Pro X adalah Blue Voice. Teknologi mikrofon ini disebutkan menghadirkan pilihan saringan suara waktu nyata untuk mengurangi noise, menambahkan compression dan de-essing, dan memastikan suara terdengar lebih mantap, bersih, dan profesional.

Logitech Pro X juga memiliki kualitas bangunan yang bagus. Ia memiliki memory foam yang dibungkus dalam premium leatherette pada breathable velour yang menghadirkan kenyamanan jangka panjang. Bodinya juga dibuat kokoh dengan material baja dan aluminium yang tahan lama.

Dari segi performa, Logitech Pro X menggunakan driver 50 mm yang mampu mencapai keakuratan yang lebih tinggi dengan jangkauan frekuensi lebih lebar, plus fidelity bass response yang lebih tinggi. Dan masih banyak lagi fitur unggulan dari headset gaming yang satu ini.

5. JBL Quantum One

Headset canggih dari JBL ini dibekali dengan teknologi JBL QuantumSPHERE 360 yang didukung oleh JBL QuantumENGINE. Kombinasi tersebut membuat JBL Quantum One mampu menghadirkan penyesuaian posisi audio 3D kelas profesional. Dengan fitur-fitur berkelas, headset ini adalah salah satu pilihan terbaik bagi gamer pro.

JBL Quantum One juga dilengkapi dengan kalibrasi khusus algoritma JBL dengan sensor pelacakan kepala terintegrasi serta mikrofon bawaan yang dikreasikan secara eksklusif. Hasilnya headset ini mampu memberikan penyesuaian audio dengan akurasi terbaik dan lanskap suara yang tetap dan independen.

Di bagian desain, JBL Quantum One tampil berkelas dan ergonomis dengan headband yang ringan serta bantalan telinga memory-foam dalam lapisan kulit premium yang lembut. Hasilnya adalah kenyamanan ekstra bahkan pada saat sesi bermain yang panjang.

Apa Itu Teknologi Yang Tidak Ramah Lingkungan?

Pernah gak, pas kalian sedang asyik-asyik nya naik motor atau jalan kaki, eh ternyata di depan kamu sudah ada metromini atau kopaja? Kalau kalian sudah dalam situasi tersebut, siap-siap aja teman-teman, dengan semburan asap knalpot yang hitam pekat!

Nah, itu karena teknologi atau mesin yang dipakai oleh bus angkutan umum metromini atau kopaja itu sudah bisa disebut dengan teknologi yang tidak ramah lingkungan. Asap hitam tersebut juga merupakan hasil dari pembakaran bahan bakar, dan dipastikan akan sangat merusak lingkungan khususnya pencemaran polusi udara.

Nah, sebab polusi dari asap tersebut akan seberbahaya apa ya kira-kira? Yuk sama-sama kita pelajari apa saja yang bisa diakibatkan oleh salah satu teknologi tidak ramah lingkungan!

Pengertian Dari Teknologi Tidak Ramah Lingkungan

Sebelum kita masuk dan membahas secara spesifik mengenai teknologi yang tidak ramah lingkungan, coba kita pelan-pelan pahami dulu ya apa itu teknologi. Jadi, teknologi itu adalah suatu sistem yang bisa membantu untuk memudahkan pekerjaan manusia.

Sistem itu tersebut bisa dapat berupa benda berwujud, misalnya mesin atau barang-barang elektronik. Salah satu teknologi yang mungkin paling lekat dengan hidup kita, salah satunya adalah kendaraan bermotor yang jelas sangat memudahkan kebutuhan untuk transportasi kita.

Karena dengan adanya teknologi, kita juga bisa lebih nyaman, dan nggak harus menaiki kuda kalau hanya ingin berangkat ke sekolah.

Oleh karena itu, ada juga beberapa jenis teknologi yang bisa digolongkan sebagai salah satu teknologi tak ramah lingkungan, guys!

Prinsip Dari Teknologi Tidak Ramah Lingkungan

Bagaimana kita dapat bisa memahami lebih jauh lagi tentang jenis-jenis teknologi ini? Jadi, pada prinsip-prinsip yang umumnya sudah ada pada teknologi yang tidak ramah lingkungan, yakni:

1. Pengunaan SDA yang sudah tidak dapat diperbaharui

Sumber daya alam yang dikatakan tidak dapat diperbarui lagi, antara lain SDA yang dengan jumlahnya sendiri terbilang sangat terbatas di alam. SDA ini akan terus menerus berkurang dan pasti akan habis ketika kita terus pakai atau konsumsi.

Contohnya di antara lain yaitu bahan bakar fosil, batu bara, dan komoditas-komoditas yang terbentuk dari proses pembusukan organisme kecil yang mati jutaan tahun lalu. Karena waktu untuk proses pembentukannya lama, dan tidak akan sebanding dengan yang telah kita habiskan setiap harinya, maka jumlahnya terus akan semakin sedikit dan sangat terbatas.

2. Teknologi yang menghasilkan limbah berbahaya

Prinsip selanjutnya dari salah satu teknologi tak ramah lingkungan, yakni teknologi yang menghasilkan limbah berbahaya. Limbah-limbah tersebut bisa berasal dari proses-proses pengumpulan, juga proses pengolahan nya.

Misalnya nih, bensin yang kita sering gunakan sehari-hari, itu berasal dari minyak bumi yang telah di proses saat pengeborannya akan menimbulkan limbah, pengolahannya juga di pastikan menghasilkan limbah.

3. Proses yang dapat merusak lingkungan

Prinsip terakhir, yaitu teknologi tak ramah lingkungan yang beresiko dapat merusak lingkungan. Misalnya kita ambil contoh teknologinya, yakni kendaraan bermotor yang menyebabkan polusi dan tidak ramah lingkungan.

Karna saat digunakan, mesin kendaraan melakukan proses pembakaran, dan akan pasti melepaskan gas beracun/polusi udara yang juga akan dapat merusak lingkungan kita dengan polusi.

Contoh Teknologi Yang Tidak Ramah Lingkungan

Berikut dibawah ini adalah beberapa dari contoh teknologi yang tidak ramah lingkungan paling sering kamu temui.

1. Mesin Kendaraan Bermotor

Seluruh mesin dari kendaraan bermotor yang pengoperasian nya masih menggunakan bahan bakar fosil sudah di pastikan termasuk dalam kategori yang tidak ramah lingkungan.

Hal ini sudah pasti disebabkan karena dalam setiap proses pembakaran pada mesin, bahan bakar yang telah terbakar menghasilkan beberapa jenis gas, dua di antaranya di klaim sangat berbahaya adalah karbon dioksida dan karbon monoksida.

Gas-gas tersebut merupakan salah satu gas beracun yang paling membahayakan kesehatan, selain itu juga bisa menjadi penyebab terjadinya salah satu fenomena efek rumah kaca dan pemanasan global.

2. Semprotan Aerosol

Semprotan aerosol adalah sejenis semprotan yang cuma menggunakan tekanan gas untuk bisa menyemprotkan cairan-cairan yang teah tersimpan di dalamnya. Biasanya bisa kalian dapatkan atau temukan dalam botol parfum, pengharum ruangan semprot, serta obat nyamuk semprot dan lain-lain.

Bahan-bahan yang digunakan untuk gas untuk pendorongnya dahulu adalah CFC (Chloro Fluoro Carbon), tetapi kemudian sudah diketahui bahwa CFC jika sampai terlepas ke udara bisa dapat bereaksi dan menyebabkan penipisan pada lapisan ozon di bumi.

Jika lapisan ozon menipis dan menimbulkan berlubang, maka akan sangat banyak efek negatif yang ditimbulkan. Misalnya, akan masuk lebih banyak radiasi matahari yang dapat masuk ke bumi.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau Uap

Sama juga seperti pada mesin mobil, mesin pembangkit listrik tenaga diesel juga menggunakan solar sebagai bahan bakar yang di gunakan untuk memutar turbin dan juga menghasilkan listrik. Sementara pada mesin pembangkit listrik tenaga uap, pembakaran dengan batu bara digunakan untuk dapat memanaskan air yang bisa menghasilkan uap yang dimampatkan.

Uap air yang bertekanan tinggi digunakan juga untuk memutar turbin. Asap hasil sisa pembakaran batu bara dan diesel seperti juga halnya pada mesin mobil, di pastikan menghasilkan karbon dioksida juga dan karbon monoksida.

Dewasa ini, pada penggunaan teknologi yang tidak ramah lingkungan sudah mulai ditinggalkan, manusia sudah mulai untuk menyadari bahwa penggunaan teknologi ini akan dapat menghancurkan lingkungan dan tempat untuk hidup manusia. Sehingga di pastikan pada zaman sekarang, manusia sudah mulai mengganti dan beralih ke teknologi-teknologi yang lebih ramah lingkungan.